Friday, December 14, 2018

Nikah On Budget Series: Persiapan Lamaran dan Lamaran


Annyeong! 
Berapa bulan kah kita sudah tidak bersua di dunia blog? Jawabannya adalah lamaaaaaaa sekali! Maaf keun sekali lagi yaaa...


Kali ini saya membawa kabar gembira yaitu akhirnya naik satu step dari pacaran ke lamaran, do'akan semoga perjalanan menuju ke pernikahan di berikan kelancaran oleh Allah SWT. Tadinya mau mengadakan lamaran di bulan Januari, tapi kenapa di majuin di bulan Desember?


Jadi begini ceritanya, sekitar sebulan yang lalu Mr. Nepatyaz mendapatkan tawaran kerja di Semarang di salah satu bank di sana dan keberangkatan belum diketahui kapan. Yaa namanya perempuan kan ya, dikabarin tiba-tiba pasti ada galau-galauannya sebelum berfikir itu baik demi masa depan bersama juga. Sebelum dia berangkat ke Semarang, saya pribadi meminta untuk lamaran aja dulu. Dan dia juga menyetujuinya.

Kami belum ada persiapan sama sekali untuk lamaran. Sekitar tanggal 27-28 November 2018, kami memutuskan untuk mencari cincin untuk pengikat di antara kami di acara lamaran. Dan akhirnya, kami membeli cincin secara online di Tokopedia, tepatnya di Duva Wedding. Pilihan cincin disini banyak, dan pengerjaannya cepat hanya sekitar 3 hari saja.


Kami memilih sepasang cincin perak dengan menggunakan lapis rhodium yang membuat cincin lebih terlihat cantik dan terkesan mahal. Kemarin budget untuk cincin tunangan kami adalah sekitar Rp 500.000,- saja. Kenapa? Karena masih banyak hal yang lebih penting dari sekedar cincin tunangan menurut kami.

Cincin ini sampai ditangan kami sekitar tanggal 3 Desember tepatnya hari Senin kemarin, setelah cincin datang kami memutuskan untuk mencari tempat untuk lamaran. Dan pilihan jatuh pada Sari Idaman di Cipinang, tadinya kami ingin yang di daerah Bintara. Tapi akhirnya Cipinang aja yang deket dari rumah saya sekitar Duren Sawit.

Dua hari setelah cincin datang tepatnya hari Rabu tanggal 5 Desember, saya dan Mr. Nepatyaz pergi ke Sari Idaman untuk memesan tempat untuk pertemuan keluarga sekaligus lamaran tanggal 7 Desember 2018 tepat dua hari sebelum keberangkatan Mr. Nepatyaz ke Semarang.

Pada hari H lamaran, saya dan keluarga datang terlebih dahulu sebelum keluarga Mr. Nepatyaz. Jika pada umumnya acara lamaran itu susunan "perkenalan keluarga, tukar cincin dan makan" namun saya berbeda, perkenalan keluarga kami lakukan dengan ngobrol santai sambil makan siang agar tidak canggung antar kedua keluarga. Setelah selesai makan dan ngobrol santai, baru kami memulainya dengan Bismillah, lalu Mr. Nepatyaz meminta ijin kepada orang tua saya untuk melamar dan meminang saya.

Alhamdulillah, 7 Desember 2018 kami berdua resmi menapaki jenjang yang lebih serius, kalau kata orang mah "one step closer" :)



---------------------------------------------------------------------------------
- Duva Wedding 

S T O R E
Jalan Kebun Raya No. 5, Rejowimangun, Kotagede, Kota Yogyakarta
Daerah Istimewa Yogyakarta 55171
0852 9122 4949

Sari Idaman

S T O R E
Jalan Raya Cipinang Jaya No. 25A 
Jakarta Timur 
Telp. (021) 819 8577 - 819 8578
WA. 0819 0863 6868

---------------------------------------------------------------------------------

 P R O D U C T I O N

Camera: iPhone 5S (http://a.co/eGpACCF)
Laptop: Asus X555b (http://a.co/dSgSvTz)

---------------------------------------------------------------------------------

disclaimer: I am not getting paid to make this article.
Love,

fridaputri

2 comments:

  1. Seneng nih aku dg pemikiran "masih banyak hal yang lebih penting dari sekedar cincin tunangan". :)

    Semoga lancar sampai tahap selanjutnya ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin Allahumma Aamiin :)

      Terima kasih untuk doanya ^^,

      Delete